skip to main |
skip to sidebar

16.22

OkiZone
No comments
- Apa manfaat SCM terhadap manufaktur?
• Mengurangi inventory barang.
Inventory merupakan bagian paling besar dari aset perusahaan yang
berkisar antara30%-40%. Oleh karena itu usaha dan cara harus
dikembangkan untuk menekanpenimbunan barang di gudang agar biaya dapat
diminimalkan.
• Menjamin kelancaran penyediaan barang.
kelancaran barang yang perlu dijamin adalah mulai dari barang asal
(pabrik pembuat),supplier,perusahaan sendiri,whosaler, retailer, sampai
kepada konsumen akhir.
• Menjamin mutu.
Mutu barang jadi ditentukan tidak hanya oleh proses produksinya, tetapi
ditentukanoleh mutu bahan mentahnya dan mutu dalam kualitas
pengirimannya.
• Mengurangi jumlah supplier.
Bertujuan untuk mengurangi ketidakseragaman, biaya-biaya negosiasi, dan
pelacakan (tracking).
• Mengembangkan supplier partnership atau strategic alliance.
Dengan mengadakan kerjasama dengan supplier (supplier partnership) dan
jugamengembangkan strategic alliance dapat menjamin lancarnya pergerakan
barang dalam supply chain.
.
- Apa manfaat SCM terhadap industri jasa?
Manfaat SCM :
Pemorsesan yang lebih cepat dan akurat
Mengurangi
inventori
lebih cepat ke pasaran
mengurangi biaya transaksi dan
material
hubungan strategis dengan supplier
==================================
• Meningkatkan kualitas produk dan layanan
• Mempercepat
dan mengefektifkan proses bisnis perusahaan
• Meningkatkan
pemahaman atas kebutuhan konsumen sehingga dapat diperoleh gambaran
profil konsumen secara umum agar dapat ditentukan sasaran yang menjadi
prioritas dalam pengembangan infrastruktur jaringan dan jenis layanan
yang diberikan
• Meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam
pengelolaan sumberdaya yang dimiliki oleh perusahaan sehingga diharapkan
akan dapat meningkatkan kinerja manajemen secara menyeluruh.
•
Meningkatkan produktifitas dan kualitas SDM.
.
- Apa pengertian dari SCM yang terintegrasi?
SCM integrasi : pengelolaan yang efektif atas integrasi antar pemain
dalam rantai pasokan,perencanaan dan pengendalian yang baik atas
kegiatan pengadaan pasokan,efisiensi aliran pasokan hingga ke titik
konsumsi akhir
===========
Supply chain management (SCM) merupakan
integrasi proses-proses bisnis kunci dari pengguna akhir sampai ke
pemasok awal yang menyediakan produk, jasa, dan informasi yang
memberikan nilai tambah untuk pelanggan dan pihak-pihak terkait lainnya.
.
- Bagaimana dan upaya apa untuk mengintegrasi SCM dilihat dari sisi eksternal(pemasok) terhadap fungsi SCM perusahaan?

.
- Metode apa yang bisa digunakan untuk mengupayakan integrasi antara pemasok dengan perusahaan di fungsi SCM?
metode Make-to-Order : Adalah tipe metode yang membuat produk hanya
untuk memenuhi pesanan
metode make to stock : Adalah tipe metode yang
membuat produk akhir untuk disimpan
metode ASSEMBLE TO ORDER
Adalah
tipe metode yangg membuat produk dengan cara assembling hanya untuk
memenuhi pesanan
metode ENGINEER TO ORDER
Adalah tipe metode yang
membuat produk untuk memenuhi pesanan khusus dimulai dari perancangan
produksi sampai pengiriman produk.
.
- Apakah tolak ukur penilaian keberhasilan penerapan SCM pada bidang ini?
• SCM adalah kegiatan Cross Functional (internal). Akibatnya, SCM
merupakan urusan semua orang, baik orang produksi, keuangan.
•
Secara eksternal, perusahaan, pemasok, grosir dan pengecer itu adalah
mitra, di mana perlu memiliki strategic alliance.
• Menggunakan IT
base Sistem menajdi mutlak adanya.
• SCM selalu berkembang, perlu
continuous improvement.
- Pilihlah sebuah perusahaan manufaktur dan buatlah analisa secara singkat bagaimana anda menerapkan sistem SCM yang terdiri aktivitas utama dan aktivitas pendukung.
Aktivitas utama adalah semua aktivitas yang menciptakan
nilai/kemanfaatan bagi para pelanggan dan menyajikan sesuatu yang bisa
menunjukkan keistimewaan organisasi di hadapan pasar. Aktivitas utama
ini dipandang sebagai aktivitas yang sangat penting dalam menjalankan
bisnis.
Aktivitas pendukung adalah aktivitas yang memberikan
fasilitasi untuk mencapai aktivitas utama.
dikategorikan Porter
sebagai aktivitas nilai utama adalah:
- Inbound logistics: aktivitas
yang terkait dengan penerimaan, penyimpanan, dan mendistribusikan input
ke barang atau jasa
- Operations: aktivitas yang terkait dengan
pengolahan input menjadi barang atau jasa
- Outbound logistics:
aktivitas yang terkait dengan mengumpulkan, menyimpan, dan
mendistribusikan barang atau jasa yang dihasilkan
- Marketing and
Sales (Pemasaran dan Penjualan): aktivitas yang berkaitan dengan
bagaimana para pelanggan bisa membeli barang dan bagaimana mempengaruhi
mereka untuk membeli
- Service/layanan: aktivitas yang berkaitan
dengan menyediakan layanan untuk meningkatkan atau menjaga nilai dari
barang atau jasa yang dihasilkan.
Sedangkan yang dikategorikan
Porter sebagai aktivitas nilai pendukung adalah:
- Procurement:
adalah bagian yang menjalankan fungsi sebagau pembelian atau pengadaan
input/bahan baku ke perusahaan
- Technology development:
skill/keahlian, prosedur, atau teknologi yang dilekatkan ke dalam
proses-proses yang dimaksudkan untuk meningkatkan barang, layanan,
dan/atau proses.
- Human resource management: aktivitas yang
berfungsi dalam perekrutan, penyewaan, pelatihan, pengembangan tenaga
kerja/karyawan
- Firm infrastructure: aktivitas yang memberi dukungan
ke seluruh rantai nilai (misalnya, urusan/bagian umum, perencanaan,
keuangan, legal/hukum/lawyer, urusan yang berkaitan dengan pemerintah,
manajemen yang berkualitas)
- Jelaskan beberapa kriteria pemilihan supplier?
Metode apa saja yang biasanya digunakan dalam pemilihan supplier?
Kualitas
produk/jasa
Delivery
Catatan Performance
Kebijakan warranties
and claim
Fasilitias and kapasitas produksi
Harga
Kemampuan/keahlian
teknis
Keadaan financial
Prosedur compliance
Sistem komunikasi
Reputasi
and posisi perusahaan
Antusiasme bisnis
Keadaan
organisasi/managemen
Kebijakan repair/services
Prilaku perusahaan
Kualitas
pengemasan
Keadaan hubungan industrial
Lokasi
Metode Metode
Analitycal Hierarcy Process
.
- Perusahaan sangat menghindari terjadinya stock out, faktor apa saja yang dapat menimbulkan terjadinya stock out dan pengaruh apa yang perusahaan dapatkan dari adanya stock out tersebut.
Stock out dapat terjadi apabila jumlah permintaan / kebutuhan lebih
besar daripada tingkat persediaan.
dalam kondisi ini ada 2
kemungkinan yaitu:
-permintaan akan dibatalkan
-barang yang masih
kurang akan dipenuhi kemudian
penyebab terjadinya stok out :
-tidak
terdeteksinya barang yang hampir habis,hal ini terkait denga ketelitian
petugas dalam mencatat persediaan yg menipis
-hanya ada persediaan
yang kecil untuk produk2 tertentu,maka ketika habis tidak ada
persesdiaan di gudang
-barang yang dipesan belum datang / belum
selesai
-Supplier mengalami kekosongan
DAMPAK kerugian akibat
demand tidak terpenuhi pada periode tertentu seperti:
kehilangan
penjualan,
kehilangan pelanggan,
biaya pemesan-an khusus,
adanya
selisih harga,
terganggunya operasi,
dan tambahan pengeluaran
kegiatan manajerial.
- Buatlah langkah-langkah yang perlu diperhatikan ketika menjalankan proses procurement


Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Facebook
0 komentar:
Posting Komentar